Latihan Soal TKA: Pemahaman Teks Ilmiah

Sub-Elemen: Menjelaskan Kohesi dan Koherensi

Petunjuk Pengerjaan

Bacalah kutipan teks ilmiah berikut, kemudian kerjakan soal-soal di bawah ini untuk menguji pemahaman Anda mengenai kohesi dan koherensi.

Dampak Mikroplastik terhadap Ekosistem Laut

(1) Mikroplastik, partikel plastik dengan diameter kurang dari lima milimeter, telah menjadi polutan omnipresent di lingkungan laut. Partikel-partikel ini berasal dari berbagai sumber, termasuk degradasi serpihan plastik yang lebih besar dan pelepasan langsung dari produk konsumen seperti kosmetik. Akibat ukurannya yang kecil, mereka dapat dengan mudah tertelan oleh organisme laut, mulai dari zooplankton hingga paus. Fenomena ini memicu kekhawatiran serius mengenai dampaknya terhadap jaring-jaring makanan dan kesehatan ekosistem secara keseluruhan.

(2) Dampak biologis mikroplastik bersifat multifaset. Secara fisik, akumulasi partikel plastik di saluran pencernaan dapat menyebabkan penyumbatan, malnutrisi, dan bahkan kematian pada hewan laut. Selain itu, mikroplastik berfungsi sebagai vektor bagi polutan organik persisten (POPs) dan logam berat. Bahan-bahan kimia berbahaya tersebut dapat teradsorpsi ke permukaan plastik dan kemudian terlepas di dalam tubuh organisme setelah tertelan. Proses transfer toksin ini mengakumulasi dan memperkuat dampak negatifnya seiring naiknya tingkatan trofik, sebuah proses yang dikenal sebagai biomagnifikasi.

(3) Oleh karena itu, mitigasi pencemaran mikroplastik memerlukan pendekatan komprehensif. Upaya ini mencakup pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, peningkatan sistem pengelolaan limbah, dan pengembangan teknologi filtrasi yang lebih canggih. Selain strategi-strategi tersebut, riset lebih lanjut sangat esesensial untuk memahami sepenuhnya mekanisme toksisitas dan jalur paparan mikroplastik. Dengan demikian, kebijakan yang efektif dan berbasis data dapat dirumuskan untuk melindungi biota laut dari ancaman yang kian nyata ini.